Senin, 31 Mei 2010

BELAJAR, TANPA MENYONTEK
Hah … sebentar lagi ujian akhir semester genap akan dilaksanakan. Tugas menumpuk dari pelajaran A sampai Z. Belum lagi kegiatan ekstra kurikuler, mana ada waktu belajar untuk persiapan ujian? Apa mau pakai belajar SKS (Sistem Kebut Semalam)? Rasanya kok, capek banget, ya. Pakai belajar SKS (Sistem Kebut Semalam) tapi materi yang dipelajari banyak. Jadi, solusinya bagaimana? Agar nilai ujian bagus tapi tidak pakai belajar SKS?
Hem … saya jadi ingat ketika saya sedang mengikuti ujian akhir semester ganjil kemarin. Pagi-pagi, sekolah sudah ramai dengan murid-murid yang menghapal materi-materi yang diujikan. Semua murid pegang buku, dibuka, ditutup tapi ada juga sih yang tidak. Sesampainya saya di ruang ujian, pemandangan yang sama terlihat di dalam ruangan. Wah, teman-temanku lagi rajin semua, nih, pikirku.
Bel tanda ujian mulai pun berbunyi. Semua murid serentak memasukkan buku-bukunya ke dalam tas masing-masing, mengeluarkan alat tulis dan tak lupa kartu ujian. Seperti biasa, setiap kegiatan diawali dengan berdoa. Selesai berdoa, pengawas membacakan peraturan ujian dan mulai membagikan lembar jawaban serta soal. Bel berbunyi lagi, tanda bahwa murid boleh mulai mengerjakan soal.
Waktu pengerjaan soal rata-rata sekitar 120 menit alias 2 jam. Awalnya sih, suasana ujian kondusif. Aman, nyaman dan tentram. Kira-kira setelah 1 jam berlalu, banyak murid yang sudah selesai mengerjakan soal, ada yang melemaskan otot-otot jari tangan, memainkan pensil, yah … pokoknya suasana sudah mulai tidak kondusif.
Eh … tiba-tiba … “Sstt, nomer sembilan sampai tiga belas jawabannya apa?”.
Nah lho, suara dari mana itu? Kok berani banget tanya jawaban terang-terangan, pikirku.
“A, B, C, D, D”, sahut suara yang lain.
Saya pun menoleh ke asal suara. Srett … ternyata, teman saya sendiri sedang tanya jawaban sama teman saya yang satunya lagi. Ckckckck … mulai deh, kebiasaan nyonteknya.
Di sekolah manapun kini mungkin juga banyak terjadi kejadian-kejadian seperti yang sudah saya ceritakan. Menurut salah satu guru saya, menyontek tidak hanya diartikan sebagai kegiatan yang satu arah saja—dari si peminta contekan ke pemberi contekan. Si pemberi contekan yang memperbolehkan jawabannya dilihat oleh peminta contekan juga dapat diartikan sebagai kegiatan menyontek.
Dari hari ke hari (masih dalam waktu ujian yang tadi …), maka makin berkembang pesat pula cara-cara menyontek yang dipakai teman-teman saya. Berikut akan saya jabarkan :
1. Tanya teman secara diam-diam. Pertama, beri kode teman yang dituju, entah dengan cara seperti, batuk-batuk, pukul-pukul meja atau bahkan langsung memanggil namanya dengan bisikan super halus. Kedua, jika teman yang dituju sudah menoleh, si pelaku akan menanyakan jawaban soal ke berapa dengan isyarat tangan. Misal nomer satu dengan isyarat telunjuk, nomer dua dengan isyarat telunjuk dan jari tengah, dsb.
2. Lempar kertas kecil yang diremas-remas ke teman yang dituju. Isi kertas ialah nomer soal yang si pelaku tidak tahu jawabannya apa. Dan si pelaku berharap teman yang dituju tersebut memberikan jawaban sesuai dengan permintaan.
3. Pinjam alat-alat tulis ke teman yang dituju, seperti : penghapus, rautan giling, dll. Biasanya, alat-alat tulis itu sudah ditulisi jawaban-jawaban soal ujian menggunakan bolpoin oleh si teman yang dituju.
4. Izin ke kamar kecil. Si pelaku akan minta izin ke kamar kecil dan sesampainya di kamar kecil, si pelaku menuliskan nomer soal yang dia tidak tahu jawabannya di dinding kamar kecil, kemudian keluar. Beberapa menit kemudian, teman yang dituju disuruh pergi ke kamar kecil oleh si pelaku, dan menjawab nomer soal yang sudah dituliskan pelaku di dinding kamar kecil. Media lain yang biasa digunakan juga adalah gulungan kertas kecil yang disembunyikan di bagian tersembunyi di kamar kecil.
5. Menuliskan materi yang diujikan di papan tulis atau meja ujian dengan ukuran huruf sangat kecil dan tidak terjangkau pengawas.
6. Menggunakan bahasa-bahasa tubuh yang sudah disepakati sebelum ujian untuk memberikan jawaban pada si pelaku. Misalnya, option A diisyaratkan dengan menguap, option B diisyaratkan dengan mengucek mata, option C diisyaratkan dengan memegang telinga dan sebagainya.
7. Si pelaku biasanya menghindari kontak mata dengan pengawas kemudian jika sudah merasa posisi duduknya sudah tidak terjangkau pengawas, mulailah dia memberikan isyarat kepada teman yang dituju.
Weleh-weleh … bagaimana ini? Anak-anak bangsa kok malah jadi nyonteker mania?! Pernah saya coba bertanya kepada teman-teman saya, mengapa mereka berani menyontek padahal belum tentu jawaban yang diberikan tersebut 100% benar.
Ada banyak sih tanggapan yang diberikan tapi intinya :
1. Tidak percaya diri dengan kemampuan sendiri, takut nilai jelek dan harus ikut remidi, ingin mencocokkan jawaban milik sendiri dengan jawaban teman yang paling pintar di kelas
2. Karena memang blank. Tidak belajar untuk ujian alias malas.
Nah, yang begini ini, yang harus dibasmi—sikap tidak percaya diri dan malas. Kalau kiat-kiat menghindari sikap tidak percaya diri adalah dengan mulai memahami potensi diri, percaya diri sendiri, hidup harus dimulai motivasi diri sendiri, belajar jangan dianggap beban, keadaan sekolah pun membuat iklim belajar yang sehat. Kalau sikap malas, saya juga bingung. Tapi, mungkin dengan mengingat pelajaran sejarah SD kali ya, tentang perjuangan para pemuda Indonesia untuk mendapatkan pendidikan di zaman penjajahan dulu. Mulai dari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober 1928 sampai berdirinya Budi Utomo tanggal 20 Mei 1908.
Jadi, jangan pakai sistem belajar SKS, teman! Mulai dari sekarang, ayo kita mulai ubah cara belajar kita menjadi cara belajar yang menyenangkan. Buat diri kamu se-enjoy mungkin dalam belajar. Hindari menghapal! Dan ubah tujuan belajar kamu yang awalnya mencari nilai semata menjadi mencari ilmu sebanyak-banyaknya.
“Jangan belajar untuk menjadi sukses! Jangan mengejar kesuksesan! Tapi, kesempurnaan! Maka kesuksesan akan mendatangimu.”
(Ranchoddas Shyamaldas Chanchad -- 3 Idiots)


Semua Paragrap yang di sembunyikan

Jumat, 27 Maret 2009

MILAD = TO-DAY’S HISTORY

Assalaamu ‘alaikum …

Oi pren …
Ayas kembali dengan sejarah To-Day!
Lho kok tiba-tiba To-Day? Yes, because To-Day is name of my old class in Matsanewa. Wahahaha … ayas akan jelaskan sedikit tentang yang namanya To-Day. To-Day adalah istilah yang diambil dari bahasa Inggris yang artinya 2-D. Lho kok bisa?

Yah … begini ceritanya. Zaman dahulu kala, di masa katrok-katroknya anak Matsanewa, kami (members of 2-D) ingin membentuk suatu komunitas baru guna mempererat hubungan tali silaturrahim antar anggota kelas. Karena kelas kita bernama Dua Dhe, maka dengan pengetahuan yang kami miliki saat itu, kami mem-bahasa Inggris-kannya. Kira-kira jalan pemikiran kami sebagai berikut :
Kelas : 2 (Dua) = Two
D (Dhe) = Di
kemudian, karena kami merasa kata Two-Di itu nggak enak diucapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka :
Two-Di = To-Day = Kelas 2-D
Hehehehe… yah … kira-kira begitulah ceritanya. (Bagi anggota To-Day yang membaca postingan ini, harap memberikan saran tentang bagaimana cerita yang benar. Hehehe.)



Mari kita berlanjut pada bahasan utama, yakni : FOTO yang ayas pajang.
Ayas jelaskan dulu, kenapa ayas pajang foto yang itu? Padahal foto-foto To-Day sangat banyak sekali. Jawabnya adalah karena itu adalah satu-satunya foto To-Day yang bareng, yang lainnya pada foto sendirian (pren-prenku harap maklum, paham narsisme sedang merajalela pada saat itu).

Nah, setting tempat berada di atas ruang REMAS (yang sekarang udah jadi taman bunga). Setting waktu, setelah MILAD, pada tanggal 31 Maret 2009 pukul 08.43 WIB, paling itu habisnya jalan sehat! Yang ayas kecewa pada foto di atas adalah,

KENAPA TIDAK ADA AYAS DI SITU?

Ayas kecewa. Oh, ayas baru ingat! Waktu itu, ayas lagi ikut jalan sehat yang di rumah. Karena semua keluarga ayas ikut jalan sehat di rumah semua, yah … nggak ada yang nganterin ke sekolah! Ayas waktu itu cuma ngumpulin makalah yang deadlinenya hari itu, pas MILAD! Ah, menyebalkan! Tapi nggak pa-pa … masih banyak yang nggak ikut foto kok.

Yang ayas kecewa lagi adalah tentang MILADnya yang perlu saya beritahukan kepada pren-pren Matsanewa adalah, tidak diadakannya MILAD pada Maret 2009 kali ini. Berhubung ayas merupakan lulusan tahun 2007/2008 yang baru saja lulus, ayas sangat kecewa, mengingat tidak akan ada ajang reuni Matsanewa pada semua angkatan. Pren-pren Matsanewa seangkatan ayas yang saat ini bersekolah sama dengan ayas di MAN 3 Malang, juga kecewa berat. Semoga dengan tulisan ayas yang sederhana ini bisa menjadi masukan bagi Kepsek baru Matsanewa untuk mengadakan MILAD pada tahun 2009 kali ini seperti pada tahun-tahun sebelumnya. (Maaf, Bu, sebelumnya!)

Perlu diketahui, jumlah siswa di To-Day adalah sebanyak 28 orang (kalo ayas nggak lupa). Dulu, ayas hafal di luar kepala nama-nama teman-teman To-Day saya. Hafal nama lengkap dengan nomor absennya. Karena ayas menjabat sebagai bendahara kelas pada saat itu. Jadi, ayas mau tidak mau harus menghafal nama-nama pren-pren saya yang nunggak kas kelas. Hehhehe. Tapi, sekarang, setelah 2 tahun berlalu, saya lupa semuanya! Sangat disayangkan sekali …

Berkaitan dengan perkenalan pren-pren To-Day saya tersebut di atas, maka terus baca blog saya ya! Jangan lupa berikan komentar atau tanggapan pren-pren baik tentang tulisan saya maupun tentang To-Day itu sendiri. Matur nuwun.

Wassalaamu ‘alaikum


Senin, 12 Januari 2009

Hidup Jadi Bermakna

Impian, cita-cita, dream, visi, dan masih banyak lagi padanan katanya yang menunjukkan tujuan kita untuk mengarungi hidup ini dengan penuh makna. Impian tidak selalu bagi diri sendiri, tidak selalu harus materi, tidak selalu harus kemewahan.

Impian bisa untuk orang membahagiakan orang lain, untuk kebaikan lingkungan hidup sekitar kita, atau impian sederhana, hanya ingin mengajak nenek kita, orang tua kita, anak kita berkunjung ke Candi Borobudur misalnya.
Impian bisa impian waktu kecil, impian waktu sekolah, impian saat bekerja, impian saat mendapat tekanan dari pihak lain, impian saat sengsara, impian saat mendekati ajal.
Dunia ini berkembang karena impian-impian yang dianggap gila di masanya. Jules Verne bermimpi orang bisa terbang ke bulan, bermimpi orang bisa menyelam di kedalaman laut yang paling dalam. Hari ini hampir setiap enam bulan ada saja penerbangan berawak manusia ke antariksa, bahkan negara-negara besar berkolaborasi mendirikan stasiun angkasa luar di mana manusia bisa tinggal dengan nyaman. Hari ini manusia dapat melihat kedalaman laut yang paling dalam, yang paling gelap yang besar tekanan per incinya, dapat menemukan spesies-spesies baru yang belum pernah dikenal sebelumnya.
Ibu Kartini, memimpikan bahwa wanita sebangsanya bisa mendapat pendidikan yang layak, dapat mengenyam kehidupan yang setara. Hari ini semakin banyak wanita Indonesia mendapat pendidikan tinggi, mempunyai karier setingkat dengan rekan prianya, bahkan presiden kita seorang wanita. Gajahmada bermimpi untuk menyatukan wilayah Majapahit yang luas dengan berpuasa makan palapa. Saat ini bukan hanya wilayah Majapahit bersatu menjadi Negara Kesatuan Republik Indonesia tetapi Satelit Palapa sudah dapat menyatukan negara-negara di Asia Tenggara.
Dengan impian beberapa orang bisa mendapatkan kekayaan sesaat, melalui tebak-tebak nomor. Wah, itu salah satu mimpi juga, tapi jangan diikuti lho.

Tuliskan Impian Anda

Impian adalah alat yang sangat murah untuk menjadikan diri kita sukses. Ya, murah, karena yang diperlukan hanya mungkin secarik kertas dan alat tulisnya. Bahkan dalam salah satu konferensi Teknologi Informasi yang pernah diadakan di Taiwan, coret-coretan di atas kertas tisu saat kita makan siang bisa merupakan impian baru terciptanya alat baru pula.

Lho kok secarik kertas untuk impian, memang, impian yang akan menjadi kenyataan adalah impian yang ditulis dan divisualisasikan. Salah satu dari penulis artikel ini mempunyai impian dapat menulis buku sendiri semenjak lulus dari perguruan tinggi.
Saat ini lebih dari tujuh buku dan ratusan artikel sudah diterbitkan bahkan beberapa di antaranya menjadi Best Seller dalam waktu tak lebih dari lima tahun. Selain itu, penulis juga sudah membantu beberapa orang lagi untuk juga menulis buku, artikel dan mengikuti jejak kesuksesannya.
Bergumul dengan impian, baca terus, bicarakan, lihat terus gambar-gambarnya, diskusikan, afirmasikan, rasakan sudah terjadi, lalu buat komitmen untuk mendapatkan dream tersebut apa pun pekerjaannya. Bacakan impian-impian itu setiap harinya, lihat gambar-gambarnya setiap hari, setiap saat. Buat komitmen, buat janji pada impian tersebut bahwa saya dapat mencapainya, saya pasti berhasil untuk mendapatkan impian tersebut. Buat rencana-rencana untuk impian-impian tersebut.
Penulis membuat tulisan-tulisan kecil yang kemudian disimpan di dompetnya, dan dibawa terus-menerus ke mana saja ia bepergian, dibaca setiap pagi hari sebelum memulai aktivitas.
Pada dasarnya semua manusia memiliki impian yang jelas, hanya saja, impian-impian itu sering dicuri oleh orang-orang terdekat, lingkungan, oleh orang yang dicintai bahkan oleh diri sendiri. Mundur beberapa tahun lalu pada saat kita masih kanak-kanak, setiap dari kita selalu ditanya oleh orang yang lebih tua akan impian kita kelak di masa yang akan datang.
Banyak sekali dari kita dapat menceritakan apa impian kita, apa cita-cita kita, apa keinginan kita nantinya, walau kita sendiri belum tahu atau belum mengerti apa yang dinamakan cita-cita itu, mungkin.
Ada sebuah riset mengenai orang sukses. Dari 100 orang yang dites, 30 - 40 tahun lampau, 80 orang tidak memiliki sama sekali cita-citanya, 10 orang memiliki tapi tidak yakin, 7 orang memiliki dan ditulis, 3 orang memiliki ditulis divisualisasikan dan yakin bahwa cita-citanya akan tercapai.
Dari statistik ini pula ternyata hanya 3 orang yang menjadi orang sukses, entah secara finansial, kesehatan, keluarga, atau bahkan menjadi pemimpin sebuah negara. Anda mau termasuk dalam kategori yang mana ? Pilihan ada di tangan Anda.

Virus Komputer Baru!

Setelah memasang flash disk dikomputer saya, lalu tiba-tiba muncul sebuah Notepad dan Notepad tersebut bertuliskan nama file disebuah jendela windows. Nama file tersebut ialah “Dama.txt“.

Tanpa disadari muncul sebuah folder, folder tersebut bernama “Data Administrator“. Saya curiga dengan folder tersebut. Lalu saya melihat properties folder tersebut, ternyata.. itu bukan folder melainkan virus dan anehnya tidak dapat dideteksi oleh AntiVirus saya.

Padahal AntiVirus saya diupdate rutin setiap hari. Ketika saya melihat properties folder tersebut, saya telah mendapatkan beberapa informasi tentang foldernya, yaitu :

Comment : aku mas 2 jawa

Company : Hdup Yarsi

File Version : 1.08.003

Internal Name : Cold Play In Concert

Legal Trademark : Untuk Teem VBbego makasi sourcenya

Product Name : I LOVE MOMMY

Dari informasi yang ada diatas menyatakan bahwa virus ini adalah buatan tanah air kita sendiri. Yang saya salut dengan virus ini adalah dapat menginfeksi dan menduplikat file csrss.exe, services.exe, shell.exe dan smss.exe lalu mengirim file tersebut ke “C:\Document And Settings\namauser\Application Data\Local Setting\Microsoft\WINDOWS” juga mendisablekan Task Manager dan Registry Editor sehingga kita tidak dapat membunuh virus ini melalui Kill Process. Sampai saat ini saya belum mendapatkan penawar racun virus ini.

Perlu diingatkan virus ini tidak langsung berjalan pada komputer anda terkecuali anda membuka file tersebut.

Top 10 Virus Terbaru


1. HTML.Phishing.Azon-19
2. HTML.Phishing.Auction-226
3. Phishing.Email.SSL-Spoof
4. HTML.Phishing.Bank-1134
5. Worm.Mydoom.M
6. HTML.Phishing.Pay-122
7. Worm.SomeFool.P
8. HTML.Phishing.Pay-172
9. HTML.Phishing.Bank-1127
10. HTML.Phishing.Auction-165

ISRAEL NGGAWE ROBOT!!!MANTEP EUY!!!



Perang Israel-Palestina sepertinya akan semakin tidak berimbang saja. Jika saat ini perang antara pejuang palestina dan serdadu Israel diwarnai dengan lempar batu dari palestina

dan dibalas dengan bombardir rudal dari Israel, maka perang tersebut akan semakin tidak berimbang dengan adanya armada baru di kubu Israel. Armada baru ini adalah sebuah robot.

Ya.. Israel mengenalkan robot tentara mereka. Robot ini sekaligus menjadi robot fungsional pertama yang ada dalam dunia militer. Robot beroda empat yang bernama The Guardium ini

dikenalkan pada The Associated Press pada Senin kemarin. Robot ini nantinya digunakan untuk menggantikan tentara manusia untuk berperang dalam kondisi berbahaya. Masalah

komando, robot ini dikedalikan dengan wireless dari markas. Jadi, cukup robotnya saja yang menyerang, tentaranya cukup di markas saja. Selain kendali jarak jauh, robot ini

didukung juga oleh camera dengan vitur night vision agar dapat bergrilya malam hari.

Seperti layaknya robot, The Guardium ini tidak perlu digaji, tidak perlu ganti shift, tidak mengantuk, dan tidak kenal lelah. Maklum, biaya pembuatan robot ini juga tidak bisa

dikatakan murah. $600,000 per unit, jika dengan sistem operasi, harganya menjadi beberapa juta dolar.

Nah, jika robot ini dipakai oleh israel untuk menyerang Palestina, bisa dibayangkan ketidakseimbangan perang yang terjadi.

Gus Dur: Perang Palestina-Israel Masalah Politik Bukan Agama

Perang yang terjadi antara Israel dan Palestina bukan perang agama. Perang antara keduanya lebih disebabkan masalah politik atau perebutan
wilayah.

"Palestina ingin menjadi negara sendiri, Israel juga ingin," kata Gus Dur kepada wartawan usai menghadiri 'Konferensi Rekonsiliasi Nasional Merajut Akar Kebangsaan Indonesia' di

Hotel Sahid, Yogyakarta, Kamis (8/1/2009).

Terkait hal itu, Gus Dur berharap kedua belah pihak yang sedang berseteru itu kembali ke meja perundingan. Jika tidak, jumlah rakyat tak berdosa yang menjadi korban perang akan

semakin banyak.

"Keduanya harus berunding dan bernegosiasi. Jika tidak rakyat Palestina akan habis karena mesin perang Israel itu jauh di atas mesin perang Palestina. Saya `nge-blok` rakyat

Palestina, karena itu saya tidak tega melihat mereka jadi korban perang. Kasihan mereka. Persoalan Palestina dan Israel itu politik, bukan agama," ungkap Gus Dur.

Di sisi lain, Gus Dur juga mengkritik sikap Dewan Keamanan (DK) PBB dalam kasus agresi militer Israel ke Palestina. Menurutnya DK PBB hanya menuruti keinginan Amerika Serikat.

"Yang pegang peranan di PBB adalah Dewan Keamanan (DK), tapi DK itu manut apa kata AS. Sedang yang lain bisanya cuma ngomel-ngomel tapi tidak bisa berbuat apa-apa," pungkas Dus

Dur.

BBM Naik Tarif Angkot Naik, BBM Turun Tarif Angkot Ogah Turun

wah........berabe nih urusannya...........
BBM turun....tapi tarif angkot gak turun..........
tekor nih para pelajar yang angkoters..............

JAKARTA, SENIN — Meski harga premium dan solar hari ini turun, tetapi tidak serta merta diikuti penurunan tarif angkutan umum. Sejumlah pengguna angkutan pun mengeluh.

“Kalau harga BBM naik, para pemilik angkot langsung ramai-ramai menaikkan tarif seenaknya. Namun, giliran turun? ya harus fair dong. Saya tahu kalau sopir itu hanya setor ke

mereka, yang kaya ya tetap saja si pemilik angkot. Setoran lebih besar jika harga BBM turun, sopir terimanya tetap segitu-gitu saja,” ujar Mita (37), karyawati sebuah pusat

perbelanjaan di Jakarta, kepada Kompas.com, pagi ini.

Ibu dua anak ini mengaku sempat menghemat beberapa pengeluaran karena kenaikan tarif angkutan umum sebagai imbas naiknya harga BBM. “Ya, pengetatan anggaran belanja keluargalah,

apalagi tiap hari saya naik angkot yang jika ditotal pulang pergi sebesar Rp 20.000,” tutur wanita yang tinggal di Depok ini.

Hal sama juga dikeluhkan Aditya (28) yang setiap hari berangkat bekerja menggunakan bus kopaja jurusan Blok M-Tanah Abang. “Saya sih belum ada tanggungan keluarga, tapi kalau

harga BBM turun kan seharusnya juga bisa menghemat pengeluaranlah, apalagi pada masa krisis kayak begini,” kata karyawan di sebuah perusahaan asuransi di daerah Tanah Abang ini.

Sementara itu, Agus (31) justru mengharap pemerintah segera menyesuaikan turunnya harga BBM dengan tarif angkutan umum. “Memang sih turunnya tak seberapa, sopir pun banyak yang

mengeluh setoran tetap saja sama, tapi kan pemilik angkot juga tak bisa seenaknya tak menyesuaikan jumlah setoran. Padahal, kalau harga BBM naik, reaksi mereka cepat untuk

menaikkan tarif,” tutur pria asal Semarang ini.

Seperti diketahui, harga premium diturunkan sebesar Rp 500 dari Rp 5.500 menjadi Rp 5.000 per liter. Sebelumnya, pada awal bulan Desember premium pun telah mengalami penurunan

harga dari Rp 6.000 menjadi Rp 5.500. Harga solar pun diturunkan menjadi Rp 4.800 atau turun Rp 700 dari harga semula. Penyesuaian harga ini akan mulai diberlakukan mulai hari

ini.(kompas.com)



Harga BBM Naik, Penumpang Bus Turun 50%
Pasca kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang memicu kenaikan tarif angkutan umum berdampak pada penurunan jumlah penumpang bus antara 30-50 persen. "Hari ini pendapatan

saya hanya separuh dari kapasitas bus yang mencapai 54 orang," kata seorang kondektur bus "Satria" jurusan Purwokerto-Cilacap, Karto (54), di Purwokerto, Senin. Hal itu juga

dirasakan kondektur bus "Asli" jurusan Purwokerto-Sidareja, Agus (40) yang mengaku hanya mendapatkan pemasukan Rp160 ribu sekali jalan. "Padahal, sebelum kenaikan harga BBM,

bisa mencapai Rp325 ribu sekali jalan," katanya. Menurut dia, kemungkinan jumlah armada bus yang beroperasi akan dikurangi jika jumlah penumpang terus menurun. Seperti bus

"Asli", kata dia, dari 36 armada yang dimiliki, hanya saat ini hanya 10 bus yang beroperasi. Penumpang masih menunggu kepastian tarif pemerintah Dia mengaku belum mengetahui

secara pasti penyebab penurunan pendapatan tersebut meski kemungkinan hal itu disebabkan penumpang masih menunggu kepastian tarif yang ditetapkan pemerintah. "Seharusnya

pemerintah segera mengumumkan tarif resminya, jangan seperti sekarang sudah tiga hari belum ada kejelasan," katanya. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas,

Ratimin mengaku mendapatkan laporan jika ada 40 angkutan umum jurusan Purwokerto-Kebumen yang hari ini tidak beroperasi. Saat melalukan sidak ke Terminal Bus Purwokerto, dia

mengatakan, awak angkutan telah mematuhi keputusan kenaikan tarif sementara sebesar 24 persen yang disepakati Organisasi Angkutan Darat (Organda) Banyumas. "Alhamdullilah, tidak

ada pemogokan walaupun ada penurunan penumpang dan kendaraan yang beroperasi tapi secara umum kondusif," katanya (lintasberita.com)

Harga BBM naik-turun: Hal yang biasa

Pemerintah kembali menurunkan harga premium menjadi Rp 5000, serta menurunkan harga solar menjadi Rp 4800. Harga premium turun untuk kedua kalinya sedangkan solar baru

pertama kali turun. Bermacam-macam respon keluar dari konsumen tentang penurunan harga BBM ini.


Ada yang mengatakan taktik pemerintah dalam menghadapi pemilu 2009. Ada yang bersyukur terutama para nelayan. Apapun alasan dan latar belakang pemerintah menurunkan harga BBM

yang lebih penting adalah bagaimana agar masyarakat menjadi ‘terbiasa’ dengan kenaikan dan penurunan. Artinya masyarakat mesti sadar betul bahwa yang namanya produk, barang atau

apapun bentuknya akan selalu mengalami dinamika atau perubahan. Dinamika itu penyebabnya bisa bermacam-macam.

Teori ekonomi yang paling sederhanapun bisa menjelaskannya misal; semakin banyak konsumen memburu suatu produk ekonomi maka harganya akan semakin mahal. Begitu sebaliknya.

Proses pembelajaranpun dapat terjadi dengan fenomena naik-turunnya harga BBM. Respon masyarakat berangsur-angsur akan terkontrol dan pada tingkat yang wajar. Tidak akan ada lagi

demo berlebihan yang justeru kontra produktif dan malah akan lebih memperparah suasana.

Sebaliknya pemerintah akan benar-benar mengkaji kenaikan dan penurunan harga BBM atau produk lainnya secara cermat, dari segala aspek tidak hanya aspek ekonomi global saja tapi

yang lebih penting adalah menumbuhkan dan melindungi ekonomi nasional.

MENYONTEK ADALAH PERBUATAN YANG PERLU DIBASMI

Latar Belakang.
Dunia pendidikan sekarang sedang mengalami sakit yang tidak kungjung sembuh. Dokter manapun sudah mencoba untuk menyembuhkan, namun sejauh ini nampak belum ada perkembangan yang

berarti. Banyak dokter dari manca negara yang mengatakan bahwa penyakit pendidikan kita sudah diambang maut dan dari mana mulai menyembuhkannya sangat sulit untuk dimulai dan

dideteksi.

Laporan yang tidak asing lagi bahwa negara kita terkenal sebagai sorga bagi koruptor, perokok, pecandu narkotika, pemalas dan pembangunan manusiapun mengalami kemerosotan. Apa

hubungan fenomena tersebut dengan nyontek. Muara dari semua itu akan mengarah ke dunia pendidikan. Sedangkan dunia pendidikan aktornya pada anak didik.
Anak nyontek sebetulnya pasti diawali dari adanya kesempatan, walau kemudian timbul rasa takut kalau ketahuan, namun setelah berhasil nyontek kepuasan tersembunyi muncul serta

akan mengulangi lagi, dan berakhir pada kemalasan. Kalau sudah dihantui kemalasan kegagalan akan menyertainya.

Mengapa Nyontek ?
Kami mencoba untuk mencari solusi yang mendasar yang mungkin bisa menjadikan obat dari segala macam penyakit. Obat itu antara lain menghilangkan kebiasaan anak untuk

menyontek/ngerpek atau melirik jawaban tetangga. Nyontek bisa timbul dari berbagai macam hal antara lain :
a. anak tidak siap/tidak belajar
b. ada kesempatan
c. gurunya tidak peduli
d. kurang percaya diri
e. ingin nilai tinggi
f. meniru teman mencari kemudahan
g. soal terlalu sulit
h. sudah membudaya
i. golongan anak yang kurang pandai

Dampak Nyontek.
Menyontek bisa meracuni siswa, bahkan menghancurkan masa depan anak. Kebiasaan menyontek akan menimbulkan berbagai sikap seperti :
a. malas
b. bergantung pada orang lain/tidak bisa mandiri
c. tidak percaya diri
d. mengganggu orang lain
e. sombong
f. menyepelekan guru
g. tidak patuh pada aturan
Bisa kita bayangkan bagaimana anak yang tidak belajar saja bisa mencapai nilai tinggi, sehingga timbul kesombongan dengan lantang dia berkata : “aku tidak belajar saja nilaiku

tinggi apalagi aku rajin belajar”
Kalau sebagian besar dan bahkan semuanya sudah terjangkit penyakit kurang percaya diri, lambat laun generasi kita akan tidak bisa berdiri di atas kakinya sendiri. Kita harus

mulai sekarang untuk menghentikan perbuatan yang sangat tercela ini.

Cara Membasmi
Untuk memulai menghentikan perbuatan itu kita perlu mensosialisasikan semua pihak yang terkait yaitu :
a. Guru.
Masalah nyontek dimanapun sekolahan pasti ada, namun prosentasenya berpariasi, tergantung dari sekolah masing-masing. Sekolah semakin kurang berkwalitas berindikasi prosentase

anak menyontek semakin besar, namun tidak semua benar, tergantung dari visi dan misi serta gurunya masing-masing.
Mari kita mencoba masalah yang serius ini, kita pecahkan bersama dan bahkan kita tekan seminim mungkin dan kalau bisa kita basmi bersama. Kalau kita bersama pasti bisa. Perlunya

semua elemen sekolah menyadari bahwa perbuatan itu, akan menghancurkan masa depan siswa. Perbuatan tersebut tidak ada untungnya, sehingga tidak ada alasan untuk tidak

menghentikan praktek kotor ini.
Dimulai dari guru harus bertindak sportif dalam mengambil sangsi kalau ada pelanggaran, merupakan langkah pertama.
Setiap guru mengadakan ulangan, jika ada anak yang berbuat kotor (nyontek,nurun dsb) harus cepat diambil tindakan, dan jangan sampai timbul kesempatan berikutnya.
b. Murid.
Sosialisasi perang melawan nyontek sama dengan perang melawan narkoba. Pelan namun pasti kalau murid mengerti dan menyadari akibat dari ngerpek, tentunya akan perlahan praktek

kotor itu akan bisa hilang.
Kalau dari guru sudah tidak memberikan kesempatan pada murid untuk melakukan praktek kotor itu, tentunya berdampak langsung pada murid. Sedangan murid akan mulai bertindak

sportif menerima proses penyembuhan penyakit ini.
c. Orang tua/wali murid.
Perlu diberi tahu tentang pentingnya program melawan menyontek. Kalau semua sudah menyadari bahwa tidak ada untungnya praktek menyontek, akan semakin lancar dalam prejalanan

mebasmi nyontek itu.
d. Guru Sekolah Dasar.
Kerjasama yang erat antara sekolah baik lintas SD,SMP dan SMU/sederajat untuk membvasmi program tersebut sangat penting, sehingga tidak ada ruang gerak bagi anak untuk melakukan

praktek kotor itu. Kalau semua sudah bertindak cebagai hakim yang sportif tentunya motivasi anak untuk belajar meningkat, bahkan akan semakin serius untuk bisa mandiri tidak

bergantung pada temannya.
Kesimpulan
Nyontek, perbuatan yang harus dibasmi.
Akibat nyontek kemalasan belajar akan timbul dan jati diri anak juga akan hilang, sehingga faktor ketergantungan akan semakin menggila.
Kalau nyontek betul bisa dihilangkan, akan menjadi penerang dalam kegelapan dan sebagai kekuatan dari dalam diri anak untuk belajar demi masa depan tanpa adanya paksaan.

ANAK INDONESIA KRISIS MENYONTEK!!

SATU HAL YANG BISA SAYA UNGKAPKAN DARI MEMBACA ARTIKEL ini:



APA KATA DUNIA???

Ini saya ada beberapa cara yang bisa dicoba pas ujian, supaya nanti nilai ujiannya bisa lulus dan dianggap pintar. Caranya mudah kok.

***

1. Sebelum ulangan dimulai, siapin dulu kertas contekan di kamar mandi. Pastikan kertas contekannya lengkap dan siap rusak, terus tinggal sembunyiin di kamar mandi. Biasanya sih

tempat yang favorit ada di bawah wastafel, di dalam tong sampah, atau di tempat buang air. Nanti pas ulangan dimulai, tinggal izin ke kamar mandi buat liat contekan. Bilang aja

mau lihat foto mesum buat refreshing otak, atau kalau nggak mau di-kultum-in sama guru agama, bilang aja mau buang hajat. Jangan lupa, kalau pakai cara yang kedua, pas masuk

kelas lagi pasang ekspresi lega seakan-akan habis buang hajat yang sudah ditahan selama 1 bulan.

2. Sebelum ulangan dimulai, fotokopi daftar istilah penting. Jangan lupa fotokopiannya diperkecil, jadi bisa disembunyiin dan diliat pas lagi ngisi jawaban. Biasanya

nyembunyiinnya di dalam kaus kaki. Kalau buat cowok, sembunyiin di dalam celana dalam aja biar nggak ada guru yang berani ngecek. Susah-nggaknya ngeluarin contekannya, itu

urusanmu.

3. Kalau mau nanya jawaban ke teman, jangan pakai suara. Nanti gampang ketahuan. Jadi kalau mau nengok-nengok dan nanya-nanya, berlagaklah kayak orang gagu, ngomong tapi nggak

usah ada suaranya. Teman yang lain pasti langsung ngerti, karena mereka sama-sama gagunya.. eh maksudnya sama-sama nyari jawaban. Kalau ketahuan guru, bilang aja lagi kangen

ritual sama saudara jauhmu yang lagi di Ragunan. Itu lho, yang suka monyong-monyongin mulut dan makan pisang.

4. Kalau takut jadi gagu beneran, ada cara lain. Pura-pura batuk bisa jadi cara buat ngasihtau jawaban. Buatlah batuknya yang kenceng dan keras, sampai tenggorokanmu berdarah

terus semaput lebih bagus lagi biar kayak lagi kena SARS. Tapi batuknya harus dibuat kayak jawaban pilihan ganda. Misalnya “Aohok ohok” atau “Ehek ehek”. Biar temanmu ngerti.

5. Kalau takut dibawa ke poliklinik/UKS atau semaput beneran gara-gara maksa buat batuk, coba cara nguap. Sama kayak batuk, bikin supaya nguapnya yang kenceng dan nguapnya

dibuat kayak jawaban pilihan ganda. Misalnya “Boaah” atau “huEeh”. Berikan penekanan di bagian yang perlu (misalnya huruf B-nya diucapin lebih kenceng pas nguap). Jangan lupa

nguapnya yang lebar, biar kalau ada lalat masuk bisa sekalin bertelor di mulutmu.

6. Kalau takut dikira orang yang habis tripping semaleman gara-gara nguap tiap 1 menit sekali, coba cara yang lebih modern. Bawa 2 HP dari rumah, yang satu simpan di tas biar

guru ngga curiga, dan yang satu lagi tetap di kantong celana/rok. Jangan lupa disilent dan jangan digetar biar nggak berisik. Habis itu tinggal sms-an sama teman yang lain deh

buat nanya jawaban. Biasanya kalau mau lebih enak taro HP-nya di dalam kolong meja, lumayan sekalian sedekah jawaban sama teman di belakangmu yang sama-sama cengonya. Jangan

dipake buat ngeliat foto mesum! Kalau itu di kamar mandi aja.

7. Cara gampang lain, minta tukeran soal aja sama teman di depanmu. Jadi, teman di depanmu (yang pintar tentunya! Jangan minta sama yang bego kalau nggak mau sama-sama jadi

bego) suruh isi lembar soalnya dari nomor 1 sampai selesai. Pas guru pengawasnya lagi lengah, suruh temanmu jatuhin lembar soalnya ke arahmu. Nanti kamu tinggal sok ngambil

pakai tangan kanan, tapi lembar soal yang dibalikin ke temanmu justru lembar soalmu yang dipegang di tangan kiri. Kesempatan ini jangan dipake buat pegang-pegangan tangan ya,

jangan pacaran pas lagi ujian!

8. Ada juga cara klasik, mirip-mirip sama cara orang gagu di nomor 3. Pakai kode-kode tangan atau bahasa isyarat. Cara ini gampanglah, dan bisa dipraktekin dengan sering-sering

latihan. Kalau kamu autis, lebih gampang lagi, karena orang-orang sudah pada tahu kalau kamu suka terlarut di duniamu sendiri — dan membuat gerakan-gerakan aneh dengan tangan

sudah dirasa wajar buat orang kayak kamu.

9. Buat orang yang ritual agamanya relijius (ritualnya doang lho), ada tips bagus supaya temanmu bisa tahu apa jawabanmu. Gunakan istilah-istilah relijius untuk ngasihtau

jawaban-jawaban pilihan ganda. Misalnya “Allahu akbar!” untuk jawaban A, “Bismillahirahmanirrahim!” untuk jawaban B, dan seterusnya — kamu mungkin lebih tahu. :P Guru pengawas

nggak akan curiga selama kamu nggak bersikap berlebihan dan dikira antek-antek FPI. Ingat! Cara ini nggak berlaku buat orang-orang bejat!

10. Terakhir, mirip sama nomor 9, cari segala hal yang berkaitan dengan nomor soal dan jawaban. Misalnya, kalau lagi musim sepak bola, kamu bisa seujug-ujug ngomong begini,

“Ahh.. cedera Eudardo da Silva yang kemarin gila banget deh!” Itu berarti kamu lagi nanya nomor 9 (nomor punggung Eudardo da Silva). Biar aja disangka gila ngomong sendiri, toh

kamu memang gi.. eh, memang lagi bingung nyari jawaban. Habis itu tinggal tunggu temen lain yang nyeletuk yang sama-sama gilanya. Misalnya, “Iya, Ah!” berarti jawabannya A.

Ingat! Kalau nggak ngerti topiknya, nggak usah ngomong! Cara autis mungkin lebih cocok buatmu.

***

Sekian 10 cara yang saya temukan dalam 1 minggu menjalani Try Out 2 Ujian Nasional yang baru saja selesai. Semoga bermanfaat buat para guru. :P

*lagi gila*
sumber:
http://deathlock.wordpress.com/2008/03/27/teknik-teknik-jitu-menyontek/

Minggu, 11 Januari 2009

WANNA SEE MY FATHER AGAIN

akhirnya semua ...terjadi juga ...yang kutakutkan ...yang kuhelakan ...(Sheila On 7~Tentang Hidup)

father ...
abah ...
bapak ...
daddy ..
papi ...
bokap ...
ayah ...
papa ...
ya itulah ... macem-macem panggilan kita kalo manggil orang tua laki-laki kita.
Wanna see my father again—yo........ikulah......judule ge-je yo?!
Yah.....
agak curhat nih ceritanya kepada teman-teman pembaca blogku sekalian....(suwun yo!)

kira-kira 5 tahun yang lalu......eh bener gak sih..........ooo..salah....kira-kira 6 tahun yang lalu.....kan sekarang tahun 2009.......

bulan Desember tanggal 17 hari Rabu waktu aku lagi nunggu dijemput sama bapakku di MI Attaroqqie jam brapa yo? aku lupa!........(halah kok tambah nulis sing gak penting!)

nah.............itu aku nunggu luamaaaaaaaaaaaaaaa banget!!bayangin coba!pulang sekolah tuh habis dhuhur........dijemputnya jam 3-an (kira-kira sih jam segitu biasanya)..nah lho!parah kan!

Udah sepi.....sendirian duduk di depan kantor sekolah.......eh...malah penjaga sekolahnya tiba-tiba dateng.......ngusir (hehehehe.........ya nggak lah)....pokoknya penjaga sekolah tu mau ngunci pager sekolah......waduh.........kudu musti cepet keluar ne!yah......jadinya kayak ANAK ILANG di luar sekolah...

tapi.........karena Allah sayang sama anak yang teraniaya macam saya ini.....akhirnya........bapakku dateng juga.......fiuh......

lho kok??datengnya rombongan??ada ibu juga??ya wes bah!pokok moleh!!

jalan pulang sih sama.........tapi kok menggok tuku tipi....VCD player.....(weh pamer!)
yo.........gak ngerti bapakku sugih pas iku....tuku sembarang............

teko omah......nyewo CD spongebob...disetel....trus nonton bareng-bareng sak omah...
lha.....pas menjelang magrib......

bapakku kayak'e masuk angin.....trus turu-turuan.......ibuku mijeti bapak.....kata ibu,bapak keringet dingin...aku biasa ae....(aku durung ngerti opo-opo ceritane!)
trus adzan magrib...sholat jamaah.......tiba-tiba ada tamu..buat bapak....teman sesama takmir masjid deket rumah.......yah..akhirnya ngomong-ngomong sampe stengah tujuh kalo gak salah..

trus ke dokter..maunya bapak sih naik motor sendiri.......tapi ibu kuatir kalo bapak kenapa-kenapa trus akhirnya bapakku berangkat nggonceng ibuku..
sepulang dari dokter....kata ibuku sih...bapak gak apa-apa tapi detak jantungnya aneh....kadang-kadang berhenti....(waduh...)tapi aku biasa ae.......tak pikir gak parah..
trus bapakku makan....minum obat......tidur di kamarku....dipijet ma ibuku...

trus di saat semuanya pada adem ayem...
rumah tenang..........
aku, mbakku, adikku pada blajar semua (kan anak-anak rajin............)
adikku yang trakhir (waktu tu masih umur 9 bulan) lagi tidur dengan pulasnya.......

sunyi.............
sepi..............
cuma tipi yang nyala yang rame tapi gak da yang nonton..........]
tiba-tiba........pintu kamarku kebuka.....
ibuku teriak manggil nama anak-anaknya..
kontan..semua pada masuk


udah ah......
males mau nginget lagi!
pokoknya intinya........
wanna see my father again....
maybe in heaven?
Who knows?
Just Allah.......

Senin, 24 November 2008

buat YM




ymnya diganti alamat tanpa @rocketmail.com atau @yahoo.com

buat YM




ymnya diganti alamat tanpa @rocketmail.com atau @yahoo.com

Senin, 17 November 2008

Ihdinash shiroothol mustaqiim.....

Allooh............

kabulkanlah doa hambaMu kali ini.................


ihdinash shiroothol mustaqiim....................

Kamis, 06 November 2008

Buat yang mau dapet majalah dari luar negri!!!

Alamat Perwakilan Negara-Negara Asing di Indonesia


Kedutaan Besar Afghanistan
Jl. Dr. Kusumaatmaja S.H. 15, Jakarta 10310
Telepon : (021) 314-3169
Fax : (021) 335-390

Kedutaan Besar Afrika Selatan
Wisma GKBI, 7th Floor, Suite 705
Jl. Jenderal Sudirman No. 28, Jakarta 10210
Telepon : (021) 574-0660
Fax : (021) 574-0661

Kedutaan Besar Algeria
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 10, Jakarta 12950
Telepon : (021) 525-4719 / 525-4809
Fax : (021) 525-4654

Kedutaan Besar Amerika Serikat
Jl. Medan Merdeka Selatan No. 5, Jakarta 10110
Telepon : (021) 344-2211
Fax : (021) 386-2259

Kedutaan Besar Arab Saudi
Jl. M.T. Haryono, Kav. 27 Jakarta 13630
Telepon: (021) 801-1553 / 801-1537
Fax : (021) 801-1527

Kedutaan Besar Argentina
Menara Mulia Building, 19th Floor, Suite 1901
Jl. Jenderal Gatot Subroto, Kav. 9-11
Jakarta 12930
Telepon : (021) 526-5661
Fax : (021) 526-5664

Kedutaan Besar Australia
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. C15-16
Jakarta 12940, Indonesia
Telepon : (021) 522-7111
Fax : (021) 522-7101

Kedutaan Besar Austria
Jl. Diponegoro 44, Jakarta 10310
Telepon : (021) 338-090 / 338-101 / 310-7451
Fax : (021) 390-4927

Kedutaan Besar Bangladesh
Jl. Denpasar Raya 3, Block A-13
Kav. 10, Kuningan Jakarta 12950
Telepon : (021) 525-1986 / 522-1574
Fax : (021)526-1807

Kedutaan Besar Belanda
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. S-3, Jakarta 12950
Telepon : (021) 525-1515
Fax : (021) 570-0734

Kedutaan Besar Belgia
Deutsche Bank Building 16th Floor
Jl. Imam Bonjol 80, Jakarta 10310
Telepon : (021) 316-2030
Fax : (021) 316-2035

Kedutaan Besar Brasil
Menara Mulia Building, 16th Floor, Suite 1602
Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 9-11
Jakarta 12390
Telepon : (021) 526-5656
Fax : (021) 526-5659

Kedutaan Besar Brunei Darussalam
Wisma GKBI, Suite 1901
Jl. Jenderal Sudirman 28, Jakarta 10210
Telepon : (021) 574-1437 / 574-1438 / 574-1439
Fax : (021) 574-1463

Kedutaan Besar Bulgaria
Jl. Imam Bonjol 34-36, Jakarta 10310
Telepon : (021) 390-4048 / 390-4049

Kedutaan Besar Chile
Bina Mulia I building, 7th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. 10, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-1131
Fax : (021) 520-1955

Kedutaan Besar Cina
Mega Kuningan No.2, Jakarta
Telepon : (021) 576-1037 / 576-1038 / 576-1039
Fax : (021) 576-1034

Kedutaan Besar Czech
P.O. Box 1319
Jl. Gereja Theresia 20, Jakarta
Telepon : (021) 390-4075 / 390-4077
Fax : (021) 336-282

Kedutaan Besar Denmark
Bina Mulia Building, 4th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. 10, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520.4350
Fax : (021) 520-1962

Kedutaan Besar Emirat Arab
Jl. Sisingamangaraja C-4, Kav. 16-17
Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-6518 / 520-6552
Fax : (021) 520-6526

Kedutaan Besar Filipina
Jl. Imam Bonjol No. 6-8
Menteng, Jakarta 10310
Telepon : (021) 310-0302 / 314-9329 / 310-0334
Fax : (021) 315-9773 / 315-1167

Kedutaan Besar Finlandia
Bina Mulia Building I, 10th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. 10, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-7408
Fax : (021) 525-2033

Kedutaan Besar Hungaria
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. X No. 3
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-3459 / 520-3460
Fax : (021) 520-3461

Kedutaan Besar India
Jl. H.R. Rasuna Said, S-1, Kuningan
Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-4150 / 520-4152 / 520-4157
Fax : (021) 520-4160

Kedutaan Besar Inggris
Jl. M.H. Thamrin 75, Jakarta
Telepon : (021) 315-6264
Fax : (021) 314-1824 / 390-2726 / 390-7493

Kedutaan Besar Iran
Jl. H.O.S. Cokroaminoto 110
Telepon : (021) 331-391 / 334-637 / 331-378
Fax : (021) 310-7860

Kedutaan Besar Irak
Jl. Teuku Umar 38, Jakarta 10350
Telepon : (021) 390-4067
Fax : (021) 390-4066

Kedutaan Besar Italia
Jl. Diponegoro 45, Jakarta 10310
Telepon : (021) 337-445 / 323-490
Fax : (021) 337-422

Kedutaan Besar Jepang
Jl. M.H. Thamrin 24, Jakarta
Telepon : (021) 324-308
Fax : (021) 325-460

Kedutaan Besar Jerman
Jl. M.H. Thamrin 1, Jakarta
Telepon : (021) 390-1750
Fax : (021) 390-1757

Kedutaan Besar Kamboja
Panin Bank Plaza, 4th Floor
Jl.
Palmerah Utara 52, Jakarta 11480
Telepon : (021) 548-4840 / 548-3716
Fax : (021) 548-3684

Kedutaan Besar Kanada
Wisma Metropolitan I, 5th Floor
Jl.
Jenderal Sudirman Kav. 29, Jakarta 12920
Telepon : (021) 525-0709
Fax : (021) 571.2251

Kedutaan Besar Korea Utara
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.X No. 5, Jakarta 12950
Telepon : (021) 521-0181 / 522-2442 / 526-0066
Fax : (021) 521-0183

Kedutaan Besar Korea Selatan
P.O. BOX 4187 JKTM
Jl. Jenderal Gatot Subroto 57, Jakarta Timur
Telepon : (021) 520-1915
Fax : (021) 525-4159

Kedutaan Besar Kroasia
Menara Mulia building, Suite 2101
Jl. Gatot Subroto, Kav. 9-11, Jakarta 12930
Telepon : (021) 525-7822 / 525-7611
Fax : (021) 520-4073

Kedutaan Besar Kuba
Villa Pejaten Mas, Block G, No. 4
Pejaten, Pasar Minggu, Jakarta 12520
Telepon : (021) 780-6673
Fax : (021) 780-7345 / 780-6673

Kedutaan Besar Kuwait
Jl. Denpasar Raya Block A-XII No. 1
Kuningan Timur, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-2477 / 520-2478 / 520-2479
Fax : (021) 520-4359 / 522-4931 / 526-5886

Kedutaan Besar Laos
Jl. Kintamani Raya C-15 No. 33, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-2673 / 522-9602
Fax : (021) 522-9601

Kedutaan Besar Libanon
Jl. YBR V No. 82, Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021)526-4306 / 525-3074 / 520-7121
Fax : (021) 520-7121

Kedutaan Besar Libia
Jl.
Pekalongan 24, Menteng, Jakarta 10310
Telepon : (021) 335-308 / 335-754
Fax : (021) 335-726

Kedutaan Besar Malaysia
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. X/6 No. 1-3
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 522-4947
Fax : (021) 522-4974

Kedutaan Besar Mali
Jl. Mendawai III No. 18
Kebayoran Baru, Jakarta 12130
Telepon : (021) 720-8472 / 726-8504
Fax : (021) 722-9589

Kedutaan Besar Maroko
Kuningan Plaza, South Tower, Suite 512
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav. C 11-14
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-0773 / 520-0956
Fax : (021) 520-0586

Kedutaan Besar Meksiko
Menara Mulia Building, Suite 2306
Jl. Gatot Subroto Kav. 9-11, Jakarta 12930
Telepon : (021) 520-3980
Fax : (021) 520-3978

Kedutaan Besar Mesir
Jl. Teuku Umar 68, Menteng, Jakarta 10350
Telepon : (021) 314-3440 / 331-141 / 335-350
Fax : (021) 314-5073

Kedutaan Besar Myanmar
Jl. Haji Agus Salim No. 109, Jakarta Pusat
Telepon : (021) 314-0440 / 327-684
Fax : (021) 327-204

Kedutaan Besar Nigeria
P.O. BOX 3649
Jl.
Taman Patra IV No. 11-11A
Kuningan Timur, Jakarta 12950
Telepon : (021) 526-0922 / 526-0923
Fax : (021) 526-0924

Kedutaan Besar Norwegia
Bina Mulia Building I, 4th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 10
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 525-1990
Fax : (021) 520-7365

Kedutaan Besar Pakistan
Jl.
Teuku Umar No. 50
Menteng, Jakarta 10350
Telepon : (021) 314-4008 / 314-4009 / 314-4011
Fax : (021) 310-3947 / 310-3946 / 310-3945

Kedutaan Besar Papua New Guinea
Panin Bank Centre, 6th Floor
Jl. Jenderal Sudirman No. 1, Jakarta 10270
Telepon : (021) 725-1218
Fax : (021) 720-1012

Kedutaan Besar Perancis
Jl. M.H. Thamrin 20, Jakarta Pusat
Telepon : (021) 314-2807
Fax : (021) 314-3338

Kedutaan Besar Peru
Bina Mulia Building 2, 3rd Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.11
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-1176 / 520-1866
Fax : (021) 520-1932

Kedutaan Besar Polandia
Jl. Diponegoro No. 65, Jakarta 10310
Telepon : (021) 314-0509
Fax : (021) 327-343

Kedutaan Besar Qatar
Jl. Taman Ubud I No.5
Kuningan Timur, Jakarta 12920
Telepon : (021) 527-7751 / 527-7752
Fax : (021) 527-7754

Kedutaan Besar Rumania
Jl. Teuku Cik Ditiro No. 42A
Menteng, Jakarta Pusat
Telepon : (021) 310-6240 / 310-6241
Fax : (021) 390-7759

Kedutaan Besar Rusia
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav.
X7 No. 1-2
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 522-2912 / 522-2914 / 522-5195
Fax : (021) 522-2916 / 522-2915

Kedutaan Besar Selandia Baru
P.O. BOX 2439
BRI II Building, 23rd Floor
Jl. Jenderal Sudirman, Kav. 44-46, Jakarta 10210
Telepon : (021) 570-9460 / 570-9470
Fax : (021) 570-9457 / 570-9471

Kedutaan Besar Singapura
Jl. H.R. Rasuna Said, Block 4, Kav. 2
Kuningan Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-1489

Kedutaan Besar Slovakia
P.O. BOX 1368
Jl.
Prof. Moh. Yamin, S.H. No. 29
Menteng , 10310 Jakarta
Telepon : (021) 310-1068 / 315-1429
Fax : (021) 310-1180

Kedutaan Besar Spanyol
Jl. Haji Agus Salim No. 6, Jakarta 10350
Telepon : (021) 335-937 / 335-940 / 335-771
Fax : (021) 325-996

Kedutaan Besar Sri Lanka
Jl.
Diponegoro No. 70, Jakarta 10310
Telepon : (021) 314-1018 / 316-1886 / 391-9364
Fax : (021) 310-7962

Kedutaan Besar Sudan
P.O. BOX 403
Wisma Bank Dharmala, 7th Floor, Suite 1
Jl. Jenderal Sudirman, Kav.28
Jakarta 12910
Telepon : (021) 521-2075

Kedutaan Besar Swedia
Menara Rajawali, 9th Floor
Jl.
Mega Kuningan Lot 5/1, Jakarta 12950
Telepon : (021) 576-2690
Fax : (021) 576-2691

Kedutaan Besar Swiss
Jl. H.R. Rasuna Said, Block 3 No.2
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 525-6061
Fax : (021) 520-2289

Kedutaan Besar Syria
Jl. Karang Asem I No. 8
Kuningan Raya, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-4117 / 520-1641 / 525-5991
Fax : (021) 520-2511

Kedutaan Besar Thailand
Jl. Imam Bonjol No. 74, Jakarta 10310
Telepon : (021) 390-4052 / 314-7925 / 391-5651
Fax : (021) 310-7469

Kedutaan Besar Tunisia
Wisma Dharmala Sakti, 11th Floor
Jl. Jenderal Sudirman No. 32, Jakarta
Telepon : (021) 570-3432 / 570-4220
Fax : (021) 570-0016

Kedutaan Besar Turki
Jl. H.R. Rasuna Said, Kav.1, Jakarta 12950
Telepon : (021) 525-6250 / 526-4143 / 522-7440
Fax : (021) 522-6056 / 527-5673

Kedutaan Besar Ukraina
Jl. Simprug Permata I No.39, Jakarta 12220
Telepon : (021) 726-7575 / 720-5356
Fax : (021) 726-6969

Kedutaan Besar Uni Eropa
P.O. BOX 6454 JKPDS
Wisma Dharmala sakti, 16th Floor
Jl. Jenderal Sudirman Kav.32, Jakarta 10064
Telepon : (021) 570-6076
Fax : (021) 570-6075

Kedutaan Besar Uzbekistan
Jl.
Brawijaya Raya No. 7, Block P-5, Jakarta
Telepon : (021) 739-9009 / 722-1640 / 913-4212
Fax : (021) 722-1640

Kedutaan Besar Vatikan
P.O. BOX 4227
Jl. Medan Merdeka Timur 18, Jakarta
Telepon : (021) 384-1142 / 381-0736
Fax : (021) 384-1143

Kedutaan Besar Venezuela
Menara Mulia, Suite 2005, 20th Floor
Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 9-11, Jakarta
Telepon : (021) 522-7547 / 525-7548
Fax : (021) 522-7549

Kedutaan Besar Vietnam
Jl. Teuku Umar, Jakarta 10350
Telepon : (021) 910-0163 / 315-8537 / 310-0358
Fax : (021) 314-9615

Kedutaan Besar Yaman
Jl. Yusuf Adiwinata No. 29, Jakarta 10350
Telepon : (021) 390-4074 / 310-8029 / 310-8035
Fax : (021) 390-4946

Kedutaan Besar Yordania
Jl.Denpasar Raya Block A-13, Kav.1-2
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-4400 / 520-4401
Fax : (021) 520-2447

Kedutaan Besar Yugoslavia
Jl. HOS Cokroaminoto No. 109, Jakarta 10310
Telepon : (021) 314-3560 / 334-157
Fax : (021) 314-3613

Kedutaan Besar Yunani
Plaza 89, 12th Floor
Jl. HR.
Rasuna Said Kav. 7 No. 6
Kuningan, Jakarta 12950
Telepon : (021) 520-7776
Fax : (021) 520-7753

Source : http://www.wirantaprawira.net/verein/div/embassy.htm